Peran Serta Masyarakat Memegang Peranan Penting Dalam Menurunkan Angka Penyalahgunaan Narkotika




Kasus penyalahgunaan narkotika sudah semakin mengkhawatirkan masyarakat bahkan bangsa ini. Jaringan peredarannya terus meluas dan sulit untuk diberantas walaupun berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Harus dipahami BNN tidak dapat berjalan sendiri mengatasi masalah ini diperlukan kerja sama yang baik dari berbagai pihak, baik dari lembaga pemerintah maupun swasta, LSM dan masyarakat. Seperti yang terjadi di negara kita sekarang ini banyak lembaga menangani permasalahan narkotika berupa panti rehabilitasi milik pemerintah maupun swasta, LSM yang gencar menyuarakan bahaya penyalahgunaan narkotika, organisasi masyarakat yang menentang penyalahgunaan narkotika, Namun semua itu seakan terus berlomba dengan semakin maraknya kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Bagaimana dengan daerah kita ? Selama ini BNN Kota Palu terus menjalankan fungsinya dalam mencegah, memberdayakan, memberantas dan merehabilitasi penyalahguna narkoba tentu hal ini belumlah maksimal tanpa ada peran aktif masyarakat.
Potensi masyarakat yang begitu besar memiliki peran dan posisi yang strategis dalam upaya P4GN Karena pencegahan dan penyalahgunaan narkotika dikalangan masyarakat merupakan upaya untuk memberikan kekuatan kepada masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi dan memprioritaskan kebutuhan masyarakat, dan melakukan upaya untuk mencapai kebutuhan tersebut karena Permasalahan narkotika merupakan masalah masyarakat yang membutuhkan perhatian dan tanggung jawab penuh dari masyarakat, ditambah lagi masyarakat lebih mengenal lingkungan tempat tinggal mereka yang akan memudahkan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika dilingkungan mereka sendiri dengan tetap mengedepankan kearifan lokal dan norma-norma hukum yang ada dinegara kita

Dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, tokoh masyarakat yang harus tampil sebagai aktor utama dalam menggerakan masyarakat. Para tokoh masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kelangsungan program pencegahan penyalahgunaan narkotika, mereka juga harus merangkul semua elemen masyarakat mulai dari orang tua, anak-anak, remaja, sekolah hingga organisasi sosial masyarakat agar program tersebut dilaksanakan sepenuhnya oleh seluruh anggota masyarakat.

Demikian pula keterlibatan tokoh agama, merupakakan salah satu kunci terpenting bagi suksesnya program P4GN, dikarenakan para tokoh agama merupakan pembimbing serta penuntun masyarakat dalam menjalankan nilai-nilai agama yang mereka yakini. Pemberian nilai moral agama yang intensif  juga akan menimbulkan kekebalan terhadap masyarakat akan hal-hal negatif yang dilarang oleh ajaran agama.
Bila demikian adanya, otomatis masyarakat akan jadi lebih tahu dan paham, bahwa menggunakan narkoba dan mengedarkannya secara gelap merupakan perbuatan yang dilarang oleh agama. Peran tokoh agama ini diharapkan tidak hanya sebagai pembimbing dan penuntun masyarakat saja namun juga harus mempunyai otoritas di lingkungannya dalam memberikan bantuan untuk pembinaan dan membina umatnya masing-masing. 

Penempatan pekerjaan dan program latihan. Membuka lahan usaha baru agar dapat menampung warga sekitar yang tidak memiliki pekerjaan, juga mampu mencegah masyarakat agar tidak terjerumus dalam usaha praktek jual beli narkotika yang banyak mengincar orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan. Iming-iming bayaran yang tinggi dapat dengan mudah mengajak mereka yang menganggur untuk melakukan bisnis haram tersebut. Program latihan ketrampilan juga diperlukan agar warga mempunyai kemampuan untuk berkreatifitas yang bila nantinya dikembangkan akan mampu membuka lapangan kerja baru untuk diri mereka sendiri dan orang lain. (Yamin Patra)