APA YANG DIMAKSUD DENGAN PREKURSOR NARKOTIKA?





Prekursor adalah zat atau bahan pemula yang dapat digunakan untuk pembuatan narkotika dan psikotropika,prekursor tersebut berguna untuk Industri farmasi, pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan.prekursor tersebut kalau di Indonesia peredarannya diawasi oleh pemerintah untuk terjadinya penyimpangan .prekursor tersebut hanya boleh di ekspor oleh ekportir tertentu dan diimpor oleh importir tertentu setelah diberikan rekomendasi oleh POLRI  dan BNN.sedangkan untuk industri dapat dilakukan ekspor-impor setelah mendapatkan rekomendasi dari Industri agro dan kimia (IAK).

Peredaran prekursor tersebut kalau di Indonesia di awasi oleh beberapa instansi antara lain: POLRI, BNN, Bea cukai, Badan pengawas obat dan makanan, Departemen perindustrian dan perdagangan dan Departemen Kesehatan.

Prekursor tersebut digunakan untuk keperluan proses produksi industri dan kalau dilakukan penyimpangan maka dapat digunakan untuk membuat narkotika dan psikotropika.pada saat sekarang ini telah terjadi penyalahgunaan prekursor tersebut yaitu untuk membuat narkotika dan psikotropika .pemerintah Indonesia melakukan pengawasan peredaran prekursor tersebut diatur dalam :
  • Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika
  • Peraturan menteri perdagangan nomor 647 tahun 2004 tentang import prekursor
  • Peraturan menteri kesehatan nomor 168 tahun 2005 tentang prekursor untuk industri farmasi.
Contoh prekusor yang diawasi oleh pemerintah antara lain:
  1. Tabel I :
  • Potassium permanganate
  • 1-Phenyl 2-propanone
  • Acetate anhydride
  • N-acetylanthranilic acid
  • Isosafrole
  • 3,4-methylenedioxyphenyl -2-propanone
  • Piperonal
  • Safrole
  • Ephedrine
  • Pseudo ephedrine
  • Norephedine(Phenylpropanol amine/PPA)HCL , 
  • Ergometrine
  • Lysergic acid
 Tabel II
  •  Hydrochloric acid
  • Sulphuric acid
  • Toluene
  • Ethyl ether  ( Diethyl ether)
  • Acetone
  • Methyl ethyl ketone
  • Phenylacetic acid
  • Anthranillic acid
  • Piperidine