KEMAMPUAN SELF PROTECTION PADA NARKOBA HARUS DIMILIKI MAHASISWA



Bahaya penyalahgunaan narkoba terus dikenalkan sejak dini kepada para remaja. Secara psikologis remaja memang masih dalam proses pecarian jati diri yang labil sehingga mudah terpengaruh oleh hal-hal yang baru, oleh karena itu, para pelajar perlu dibekali pengetahuan tentang bahaya menyalahgunakan narkoba.

 Pada masa ini, generasi muda sangat rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Karena emosi mereka masih labil dan rasa ingin taunya tinggi. Oleh karena itu, sejak dini seharusnya pelajar sudah dibekali pengetahuan yang mumpuni untuk menjadi pondasi mereka menolak ajakan penyalahgunaan narkoba di masa depan.

Oleh sebab itu, BNN Kota Palu pada Kamis (18/05) menggelar Komunikasi, Informasi, Dan Edukasi (KIE) P4GN yang menghadirkan pelajar/mahasiswa sebagai pesertanya. Turut hadir pula sebagai narasumber, Kepala BNN Kota Palu, AKBP.Sahidi,SH.,MH., dan Praktisi Pendidikan, DR.H.Asef Mahfudz,M.Si yang akan memberikan pengetahuan, pemahaman yang diharapkan dapat menjadi soft skill bagi para pelajar/mahasiswa agar dapat menjadi pondasi mereka dalam menghadapi rayuan narkoba.

Dipaparkan pula terdapat 4 penyebab tingginya pengguna narkoba, yaitu:

pertama, akibat dari lunturnya nilai-nilai kekerabatan. Hal ini diakibatkan sikap manusia yang semakin pragmatis dan individualis.

kedua, kesibukan menjadi faktor besar dalam menyebabkan kurangnya perhatian keluarga dan terutama orangtua terhadap anak-anaknya.

ketiga, lingkungan pergaulan yang tidak positif akan berpengaruh besar pada diri seorang remaja.

keempat, kelompok pertemanan atau peer group sangat mendominasi jalan hidup seseorang. apabila peer group yang dipilih bersifat negatif makan akan berpengaruh negatif pula pada setiap individu di dalamnya. (senli)