SELAMATKAN BANGSA DARI BAHAYA NARKOBA DENGAN MENJADI RELAWAN ANTI NARKOBA



Perkembangan permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelapNarkoba sangat mengkhawatirkan. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan situasi darurat narkoba karena peredaran gelap Narkoba bukan hanya menyasar orang dewasa dan remaja, melainkan juga anak-anak. Disamping itu kerugian akibat penyalahgunaan Narkoba sekitar 63,1 trilyun rupiah, bahkan lapas bertransformasi menjadi pusat kendali peredaran gelap Narkoba.
Masalah penyalahgunaan Narkoba di Indonesia saat ini, sudah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan. Tahun 2017 diprediksi Indonesia masih menjadi pangsa utama pasar peredaran gelap Narkoba. Berdasarkan data BNN, tidak satu pun Kabupaten/Kota di Indonesia yang menyatakan bebas dari masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan BNN bekerjasama dengan Puslitkes UI Tahun 2015, tentang Survei Nasional Perkembangan Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia, diketahui bahwa angka prevalensi penyalahguna Narkoba di Indonesia telah mencapai 2,20% atau sekitar 4.098.029 orang dari total populasi penduduk (berusia 10 - 59 tahun).

Dengan kondisi tersebut di atas, BNN sebagai lembaga pemerintah yang menangani permasalahan narkoba ditanah air, dituntut untuk semakin gigih melakukan berbagai upaya strategis di bidang pencegahan. Salah satunya dengan pembentukan Relawan Anti Narkoba. Kehadiran Relawan Anti Narkoba diharapkan dapat menjadi penggerak agen perubahan (agent ofchange) dan menggerakkan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkoba (P4GN).MaksudPembentukan Relawan Anti Narkoba adalah sebagai penggerak penyebarluasan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta mampu mendorong aktivitas pencegahan secara mandiri baik di lingkungan kerja, pendidikan, dan masyarakat. Mari bersama selamatkan bangsa dari bahya narkoba dengan menjadi Relawan Anti Narkoba.

Note: 
* Apabila ada keluhan/laporan transaksi narkoba di lingkungan saudara/ssdri, bisa langsung menghubungi ke No.Kepala BNNK Palu an.AKBP Sahidi,SH.,MH., 081219636291. 

** Untuk permohonan Rehabilitasi bagi keluarga pecandu narkoba bisa menghubungi Tim Penjangkau Rehabilitasi BNNK Palu, an.Ibu SALMA 081341411833, terimakasih