Vape Narkoba Gaya Baru





BNN Kota palu. Vape / Vaping adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa inggris yang berarti menghirup uap air (vapor) atau menguap. Sebuah aktivitas yang dilakukan para pengguna vaporizer atau rokok elektrik. Pada umumnya, vaporizer terdiri dari komponen Mod, Rebuildable Dripping/Tank Atomizer, Baterai dan Liquid (cairan yang bertransformasi menjadi uap air) berbagai macam rasa. 

Di negara lain selain Indonesia, vape digunakan atau disarankan sebagai media untuk berhenti total dari aktivitas merokok tembakau (selain Nicotine Patch yang tidak begitu efektif). Di tengah kontroversi kehadiran vaporizer / rokok elektrik yang mendapat berbagai macam respon negatif di masyarakat, banyak tokoh seperti David Halpern, pemerintah United Kingdom; Dr Murray Laugesen ahli kesehatan dari Selandia Baru dan David Sweanor yang tidak sependapat dengan para oknum penolak vaporizer itu sendiri. 

Berkaitan dengan aktivitas Vape/Vaping tersebut BNN RI melakukan pengawasan terhadap kedai penjual rokok elektrik atau Vaping, hal tersebut dilakukan menyusul temuan adanya narkotika cair yang dioplos dalam liquid atau cairan bahan rokok elektrik dijawa tengah.

"Kalau itu bisa jadi sarana untuk narkotika, maka kami larang sekaligus," ujar Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso di sela mengikuti Rapim Polri di komplek PTIK, Jakarta, Kamis (26/1/2017).
 
Jenderal polisi yang karib disapa Buwas itu menyatakan petugasnya akan mengimbau dan sidak ke kedai-kedai penjual elektrik untuk meminimalisir peredaran dan penggunaan baru narkotika ini.
Jika imbauan tidak digrubis, tak segan pihaknya akan melakukan penindakan.
"Kan di Jakarta banyak (kedai penjual rokok elektrik) Tentunya kami akan tindaklanjuti kerawanan-kerawanannya. Untuk itu, maka kami bisa sampaikan itu dilarang," ujarnya.

Buwas menambahkan, saat ini BNN sedang melakukan pendalaman atas temuan narkotika cair dalam rokok elektrik di jawa tengah

"Itu sedang didalami, dari mananya. Karena sudah lama dia melakukan itu. Hanya saja selama ini kan tidak terdeteksi. Di kala ada laporan kejadian itu, baru kami tangani," ujarnya. Seperti yang diberitakan oleh tribunnews.com 

Tentu hal ini merupakan kewaspadaan kita di Sulawesi tengah khususnya wilayah kota palu untuk tetap waspada dengan segala bentuk peredaran narkotika yang kian marak akhir-akhir ini termasuk kemungkinan adanya narkotika yang dikemas dalam bentuk cairan liquid sebagai bahan rokok elektrik. (yaminpatra)


Note:
* Laporkan jika mengetahui penyalahgunaan narkotika dalam bentuk apapun ke BNN Kota Palu HP 081219636291 an. AKBP Sahidi,SH.,MH., Kepala BNN Kota Palu