WARGA PALU JANGAN MAU DI INTIMIDASI BANDAR !

Oleh: Humas BNNK Palu


Kampung kubur selama ini dikenal sebagai sarang narkoba dan perjudian. Lokasi ini kerap kali digerebek anggota Polri dan TNI. Setiap penggerebekan, petugas selalu mendapatkan barang bukti narkoba hingga mesin judi jackpot. Namun, pada awal Januari 2016, aparat kepolisian, TNI dan Pemkot Medan telah menduduki kampung kubur. Enam posko telah didirikan di lokasi. Patroli pun rutin dilakukan.
Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Budi Waseso mengatakan narkoba sengaja dibawa bandar obat-obat terlarang dari daerah lain. "Namun, selama ini warga sengaja membiarkan adanya transaksi narkoba tersebut, sehingga bandar narkotika itu merasa aman dan terjamin menjalankan bisnis haram di Kampung Kubur," ujar Budi.
Bercermin dari kasus Kampung Kubur tersebut, BNN Kota Palu khususnya sangat mengharapkan partisipasi aktif dari warga Kota Palu untuk ikut mencegah dan melaporkan kepetugas BNN atau Kepolisian. Warga tidak perlu merasa takut melaporkan transaksi narkoba, karena hal ini tidak bisa dibiarkan dan harus diberantas, pelakunya juga harus ditangkap.
Masyarakat dapat membantu tugas BNN dan Polri dalam meringkus para pengedar narkoba dan jangan menghalangi pihak berwajib yang melakukan penggerebekan di lokasi. Sebab, maraknya peredaran narkoba disuatu daerah merupakan akibat dari sikap acuh warga sehingga bandar merasa aman dalam menjalankan bisnis ilegal itu.
Oleh sebab itu, BNN Kota Palu khususnya menghimbau kepada warga Palu untuk tidak takut terhadap intimidasi Bandar Narkoba meskipun mereka adalah sanak keluarga atau tetangga sebab mereka adalah teroris terselubung yang berada ditengah-tengah kita. Selamatkan anak cucu kita dari Narkoba! Hub Contact Person: (0451)428736/ fb: Humas BNN Kota Palu