CEGAH BAHAYA LATEN NEGARA, KNPI GANDENG BNN KOTA PALU SOSIALISASIKAN BAHAYA NARKOBA



Permasalahan narkoba saat ini telah membahayakan remaja. Indonesia tidak hanya menjadi daerah pemasaran gelap narkoba tetapi juga sebagai daerah produsen narkoba. Sebagian besar korban penyalahgunaan narkoba berusia 15 sampai dengan 25 tahun. Jumlah kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang terlaporkan terus meningkat. Fakta yang paling memprihatinkan, rata-rata usia awal perkenalan dengan narkoba semakin muda, yaitu menggunakan obat psikotropika, dan zat halusinogen pada usia 10 tahun.

Dengan semakin banyaknya fakta yang memprihatinkan tersebut, KNPI Sulawesi Tengah kemudian berinisiatif untuk mendidik putra-putri Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) pada Sekolah Menengah Atas se-Kota Palu dalam sebuah Kegiatan Pelatihan Bela Negara yang di selengggarakan pada, Sabtu (13/12) bertempat di Aula SMK Negeri 1 Palu.

Dalam pelatihan tersebut KNPI turut mengundang BNN Kota Palu untuk memberikan pemaparan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, terutama bagi generasi muda. Kepala BNN Kota Palu, AKBP Sumantri Sudirman,SH., yang pada kesempatan tersebut di wakili oleh Kepala Seksi Pencegahan, Drs.H.Tamrin B., menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan inisiatif positif dari KNPI yang patut dicontoh oleh Ormas lainnya di Sulawesi Tengah. “Kami berharap KNPI semakin sering menyelenggaran kegiatan seperti ini, tidak hanya berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba, tetapi juga pengembangan karakter, dan kreatifitas generasi muda patut untuk dikembangkan agar mereka memiliki kegiatan-kegiatan positif yang dapat menghindari remaja dari perilaku dan pergaulan yang negatif,” jelas Tamrin saat ditemui usai memberikan paparan dihadapan peserta pelatihan siang itu.(Sn/HumasBNNKPalu)