Posyandu Jadi Wahana BNN perkenalkan Bahaya Lahgun Narkoba pada Orangtua Balita

 BNN Kota Palu pada, melaksanakan sosialisasi bahaya lahgun narkoba pada orangtua balita yang pada pagi itu sedang memeriksakan balitanya untuk di imunisasi. Kegitan yang dilaksanakan di posyandu Talise dan Posyandu Tondo dihadiri oleh kurang lebih 50 orangtua Balita. 

AKBP Sumantri Sudirman,SH., yang pada kesempatan tersebut di wakili oleh Pelman,S.Sos menyampaikan bahwa narkoba dewasa ini banyak menjangkiti anak-anak usia sekolah mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menegah Atas. Dalam hal ini, BNN Kota Palu menghimbau para orantua terutama yang memiliki anak usia sekolah untuk selalu mengantisipasi lahgun narkoba pada anak-anak mereka. "Rajin-rajinlah memeriksa tas sekolah dan saku pakaian anak-anak. apabila Bapak dan Ibu menemukan barang-barang dan obat-obatan yang mencurigakan segera laporkan ke BNN", papar Pelman.

Beberapa contoh barang-barang yang patut orantua curigai apabila ditemukan pada tas dan saku pakaian anak adalah: 
1. Pil putih berukuran kecil dengan tulisan huruf  "Y", itu merupakan obat THD 
2. Minuman penyegar/penambah stamina sachet 
3. Katung plastik bening yang di dalamnya terdapat lem Fox 
4. dll.

Orantua tidak perlu khawatir untuk melaporkan apabila anak terindikasi mengkonsumsi narkoba dan/bahan adiktif lainnya, sebab secara hukum korban narkoba telah dilindungi oleh UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika yang mana korban lahgun narkoba akan tetap diproses secara hukum namun pada akhirnya akan diupayakan untuk di obati/direhabilitasi bukan di penjara.  

Anak adalah penerus generasi bangsa, apabila telah teracuni oleh narkoba masa depan anak akan suram. kehidupan pribadi mereka, terutama dengan orantua dan keluarga sudah pasti tidak akan harmonis, terlebih lagi prestasi di sekolah akan menurun drastis. Pergaulan bebas, tindak pidana, kriminalitas hingga penyakit menular bisa menjangkiti mereka  dan bahkan kematian. (Sn/HumasBNNKPalu)