Aksi Nyata BNN Kota Palu Wujudkan Sekolah Bebas Narkoba



Palu—Dalam rangka mewujudkan Rencana Aksi Daerah Kota Palu Tahun 2011-2015, BNN Kota Palu telah memberikan aksi nyata dalam bentuk kegiatan-kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahguna Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), salah satunya adalahpenyuluhan kepada pelajar menengah yang rentan dan beresiko tinggi dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta melaksanakan tes narkoba dilingkungan pendidikan.

Penyuluhan dan Tes urine dibeberapa Sekolah Menengah di Kota Palu ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang obat-obatan serta bahan adiktif yang memiliki efek negatif apabila disalahgunakan. Selain itu, BNN Kota Palu juga memberikan layanan tes urin bagi siswa siswi sekolah bersangkutan demi memastikan bahwa mereka bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNN Kota Palu, AKBP Sumantri Sudirman, SH., yang turut hadir pada rangkaian acara Desiminasi informasi P4GN dan tes urin di SMA Negeri 2 Palu, Rabu (17/09) menyampaikan bahwa yang marak saat ini disalahgunakan oleh anak-anak dan remaja adalah Bahan adiktif, yaitu seperti rokok, lem fox, dan pil THD atau yang lebih dikenal dengan istilah pil koplo. “Bahan adiktif ini paling banyak beredar dikalangan remaja, karena harganya yang terjangkau oleh uang saku anak sekolah”, ujar Sumantri dihadapan siswa SMA Negeri 2 Palu.

Sebagian besar remaja mengkonsumsi bahan adiktif disebabkan faktor ingin mencoba dan sebagai sarana untuk menunjukkan eksistensi diri bahwa dirinya hebat. Pola fikir seperti inilah yang kemudian justru menjerumuskan remaja pada penyalahgunaan narkoba dengan tingkat yang lebih tinggi seperti mengkonsumsi ganja, dan shabu-shabu. Padahal, cara yang tepat untuk menunjukkan eksistensi diri adalah dengan berprestasi baik disekolah maupun dilingkungan sosial. “Pola hidup yang baik dan berprestasi adalah kunci untuk menjadi sosok remaja yang hebat, bukan dengan menggunakan narkoba. Narkoba justru akan menghancurkan, membuat kalian terisolasi dari lingkungan”, tegas Kepala BNN Kota Palu Siang itu.

Penyuluhan dan tes urin yang dilaksanakan di Aula SMA Negeri 2 Palu tersebut, diikuti oleh kurang lebih 250 orang siswa. Selama mendengarkan penjelasan oleh Kepala BNN Kota Palu, siswa siswi juga menjalani tes urin secara bergantian. Diharapkan dengan sosialisasi dan tes urin ini akan meningkatkan pemahaman remaja akan efek negatif dari narkoba dan menekan rasa ingin tahu mereka untuk mencoba mengkonsumsi narkoba kedepannya. (Sn/HumasBNNKotaPalu)