Pemerintah Kota Mendukung Terbentuknya Tim Asesmen Badan Narkotika Nasional Kota Palu








Tidak dapat dipungkiri jika Kota Palu sangat membutuhkan keberadaan Tim Asesmen dan IPWL untuk memfasilitasi korban penyalahgunaan narkoba yang jumlahnya tidak bisa dikatakan sedikit. Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Palu, H.Andi Mulhanan Tombolotutu, dalam rapat yang digelar di ruang rapat Wakil Walikota Palu, Sulteng, Kamis (16/7). Rapat yang dihadiri oleh Muspida Kota Palu termasuk Kepala BNN Kota Palu ini membahas tentang tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang meminta kesiapan dari masing-masing Muspida untuk menunjuk personil Tim Asesmen terpadu yang terdiri dari Tim Asesmen Hukum dan Tim Asesmen Medis.

Sebagaimana yang termaktub dalam Peraturan Bersama BNN No.1 tahun 2014 Pasal 1, bahwa “Tim Asesmen Terpadu adalah tim yang terdiri dari Tim Dokter dan Tim Hukum yang ditetapkan oleh pimpinan satuan kerja setempat berdasarkan surat keputusan Kepala Badan Narkotika Nasional, Badan Narkotika Nasional Propinsi, Badan Narkotika Nasional Kab/Kota.Tim Dokter yang dimaksud yaitu meliputi Dokter dan Psikolog, sedangkan Tim Hukum terdiri dari unsur Polri, BNN, Kejaksaan dan Kemenkumham.
Kepala BNN Kota Palu, AKBP Sumatri Sudirman, SH., dalam paparannya mengatakan, bahwa Tim Asesmen dan Institusi Penerima Wajib Lapor ( IPWL) ini saling terkait satu sama lain. IPWL bertugas untuk menerima laporan atau aduan dari pecandu dan keluarga, sedangkan Tim asesmen akan memproses temuan barang bukti dan tersangka sampai pada proses pra-peradilan dan kemudian menyerahkan kembali pecandu narkoba pasca-peradilan ke Rumah Sakit yang telah ditunjuk Pemerintah sebagai IPWL di Kota Palu.”Perbedaannya, bagi pengguna narkoba dan/wali yang telah melaporkan diri ke IPWL tidak akan di proses secara hukum sebagaimana tersangka pengguna narkoba yang tertangkap tangan oleh pihak kepolisian. Pengguna yang telah melaporkan diri justru akan dilayani dengan pengobatan rehabilitasi di IPWL agar dapat pulih kembali,” kata Sumantri dihadapan Muspida Kota Palu yang berjumlah 8 orang tersebut.
Guna untuk memperkuat tugas dan fungsinya, BNN Kota Palu telah Surat Keputusan untuk seluruh anggota yang tergabung dalam Tim Asesmen Terpadu BNN Kota Palu. Dengan terbentuknya Tim Asesmen terpadu ini diharapkan segera dapat memberikan pelayanan terbaik bagi korban penyalahgunaan narkoba di Kota Palu, agar mereka tidak berakhir dipenjara tetapi direhabilitasi.(Sn/HumasBNNKPalu)